invisible hit counter ‘Sari Roti, Roti, Sari Roti’ | news-id.com | Page 2

‘Sari Roti, Roti, Sari Roti’

In Berita, Home

roti

Saya tidak dapat menemukan benang merah, bagaimana penjelasan itu bisa mengerucut pada kesimpulan bahwa Sari Rotiadalah pendukung Ahok dan bagian dari konspirasi para konglomerat hitam, asing, aseng, dan sudah barang tentu, kafir.

Penjelasan yang diberikan oleh PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk tidak berbeda dengan penjelasan perusahaan-perusahaan lain yang membantah klaim dari pihak tertentu terkait hal-hal yang tidak berkesesuaian dengan garis ideologi bisnis mereka.

Dengan kata lain, apa yang dilakukan Sari Roti sama sekali tidak baru, dan tidak aneh, tidak luar biasa. Penjelasan, atau klarifikasi, atau apapun namanya, perihal produk dan penyebarannya, merupakan perkara yang lumrah belaka.

Coca Cola, misalnya. Tahun 2009, Coca Cola memberi penjelasan ke publik Amerika, bahwa mereka tidak terkaitpaut dengan kampanye Barack Obama.

Kala itu, tersiar foto yang menunjukkan Obama dan sejumlah anggota tim kampanyenya tengah menenggak Coca Cola.

Foto yang segera memunculkan sangkaan, bahwa selain Pepsi, kampanye Obama menuju Gedung Putih juga didukung Coca Cola.

Atas sangkaan ini Coca Cola, juga sebelumnya Pepsi, memberi penjelasan bahwa foto tersebut hanya “menunjukkan kepada minat pribadi”. Coca Cola tidak pernah menempatkan diri untuk terlibat dalam politik.

Apakah 212 merupakan panggung politik? Terlepas dari benar atau tidaknya, sekali lagi, pandangan dan penilaian mesti dikembalikan pada garis ideologi bisnis tadi.

Terlepas apakah 212 adalah bagian dari agenda politik atau memang sebenar-benarnya ajang bela agama yang jujur dan ikhlas, penjelasan manajemen PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk, mesti didudukkan di bawah koridornya sebagai pebisnis, bukan yang lain.

Namun di lain sisi, menurut saya, penjelasan yang dikedepankan pihak Sari Roti juga gegabah. Entah kelewat lugu atau kurang perhitungan, saya tidak tahu.

Sebab seharusnya, mereka lebih sensitif terhadap situasi. Lebih bisa berhitung-hitung.

Mereka seyogianya paham, betapa sekarang Indonesia telah terbelah menjadi tiga kelompok besar: ‘Sini’, ‘Sini”, dan “Munafikin”. Yang sepaham, sepandangan, adalah ‘Sini’, sebaliknya yang tidak adalah “Sana”.

author
Author: 
    Hakim Cecar Saksi Polisi di Sidang Ahok Gara-gara Keanehan Ini
    Hakim Cecar Saksi Polisi di Sidang Ahok Gara-gara Keanehan Ini
    JAKARTA – Laporan Polisi milik Wilyudin Abdul
    Polisi Salah Buat Tanggal Pelapor Ahok, Majelis Hakim: Ruang Anda Ada Kalender?
    Polisi Salah Buat Tanggal Pelapor Ahok, Majelis Hakim: Ruang Anda Ada Kalender?
    JAKARTA –┬áMajelis Hakim kasus dugaan penodaan agama

    Leave a reply "‘Sari Roti, Roti, Sari Roti’"

    Must read×

    Top